Tanggapi Konstraksi Ekonomi Indonesia, Pemerintah Dinilai Belum Habis-habisan Atasi Pandemi

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah menilai strategi terbaik mengatasi konstraksi ekonomi Indonesia adalah penanggulangan pandemi Covid 19 secara tepat. Piter menunjukkan contoh nyata di masyarakat bahwa tracing setiap kasus Covid 19 tidak dilakukan serius. Tes Covid 19 juga belum meningkat di tengah banyaknya pertambahan kasus baru. "Isolasi Itu harusnya untuk yang positif. Jadi menentukan orang yang positif Itu harus diutamakan. Keberadaan GeNose juga perlu dimaksimalkan sebagai alat test yang murah ciptaan anak bangsa. Alat itu harus diperbanyak," tukasnya.

Menurutnya, GeNose harus dipasang di setiap tempat kegiatan masyarakat seperti mall, pasar, dan restoran. "Orang boleh ke mal kalau terbukti negatif. kalau positif harus isolasi," kata Piter. Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan pertumbuhan ekonomi Republik Indonesia tahun 2020 terkonstraksi 2,07 persen juga dialami negara lain di dunia.

Mitra dagangIndonesia seperti Amerika Serikat tumbuh minus 3,5 persen, Singapura minus 5,8 persen, Korea Selatan minus 1,0 persen, Hongkong minus 6,1 persen, dan Uni Eropa minus 6,4 persen. "Di tahun 2021, pandemi memang masih melanda dan memang tidak mudah untuk menyelesaikannya setiap negara melakukan pendekatan berbeda beda dengan hasil tidak sama," kata Suhariyanto dalam paparan virtual, Jumat (5/2/2021). Dia menyampaikan beberapa indikator menunjukkan hasil perbaikan misalnya nilai PMI (Purchasing Manager's Index) dari IHS markit pada Januari 2021 ini meningkat 52,2 persen.

Suhariyanto meyakini sektor industri RI sudah mulai bergeliat, begitu juga nila ekspor dan impor pada triwulan IV meningkat pesat. "Jadi betul ada tantangan tapi juga banyak data data indikator menunjukkan perbaikan. Kita semua sepakat kelancaran program vaksinasi dan kepatuhan pada protokol kesehatan menjadi kunci penting memulihkan perekonomian," tuturnya. BPS mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan IV jika dilihat secara tahunan (year on year/yoy) terkontraksi 2,19 persen, sedangkan secara kuartalan tumbuh negatif 0,42 persen.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *