Sejoli di Medan Jadi Korban Perampokan Motor Modus Lempar Batu, Pelakunya Tiga Orang Masih Remaja

Sepasang kekasih di Kota Medan, Sumatera Utara menjadi korban perampokan sepeda motor. Modus perampokan yang dilakukan pelaku lain dari biasanya. Pelaku melempari korbannya dengan batu saat pasangan kekasih itu melintas di dekat rel kereta api Jalan Asrama, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Tak lama setelah kejadian,Polsek Medan Helvetia berhasil menangkap tiga orang pelaku yang merupakan warga Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Ketiga tersangkanya masing masing berinisial AH (19) dan HS (19) serta JS (19) ditangkap dari Jalan Asrama, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan HelvetiaMedan dan di rel kereta api Jalan Gaperta Ujung Gang Bakti, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berlangsung Selasa (6/10/2020) dinihari.

"Ketiga tersangka yang masih berusia remaja tersebut ditangkap berdasarkan adanya pengaduan dari korbannya dengan Laporan Polisi : LP/465/X/2020/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Helvetia/Tanggal 04/10/2020," ujarnya. Pardamean menuturkan sesuai dengan laporan korban, perampokan terjadi padaMinggu (04/10/2020) dini hari, saat korban sedang mengantar pacarnya mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih BK 3746 AGE. Setibanya di dekat rel kereta api Jalan Asrama, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, tiba tiba saja kedua sejoli ini dilempari batu oleh para tersangka.

"Akibat lemparan batu itu, korban terjatuh dari kendaraannya. Para pelaku kemudian membawa sepeda motor milik korban," jelasnya. Mendapat informasi tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Lanjut Pardamean,sepeda motor langsung dibawa kabur oleh kawanan maling tersebut.

"Begitu mendapatkan laporan, personel Unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan, "ungkap Pardamean. Hingga akhirnya tanpa butuh waktu lama, kedua tersangka berinisial AH dan HS pun berhasil dibekuk dari kawasan rel kereta api Jalan Asrama, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Usai dilakukan penangkapan, pihak Reskrim Polsek Medan Helvetia langsung melakukan interogasi dan pengembangan, hingga menangkap tersangka lainnya inisial JS di Jalan Gaperta Ujung Gang Bakti Rel Kereta Api, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

"Dalam melakukan aksinya, para tersangka ini memiliki peran masing masing. Untuk tersangka HS berperan melempar batu ke korbannya," katanya. Sedangkan tersangka JS, sambung mantan Wakasatresnarkoba ini berperan ikut menyembunyikan sepeda motor milik korban di belakang mobil pick up yang tak jauh dari lokasi kejadian. Sukses merampok, para pelaku berencana menjual motor korban kepada orang lain.

"Dalam kasus ini, polisi paparnya turut menyita satu unit sepedamotor Honda Beat BK 3746 AGE sebagai barang buktinya," ucapnya. Akibat perbuatannya para tersangka inipun dijerat Pasal 365 ayat (2) ke 1e, 2e Subs Pasal 363 ayat (2) Jo Lasal 55,56 KUHPidana dengan ancaman hukuman kurungan badan 12 tahun.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.